Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kratom: Tanaman Asli Indonesia dengan Beragam Manfaat dan Kontroversi

 

Kratom, dengan nama ilmiah Mitragyna speciosa

Tanaman Kratom, dengan nama ilmiah Mitragyna speciosa, adalah tanaman herbal yang berasal dari Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Daunnya telah digunakan selama berabad-abad dalam pengobatan tradisional untuk berbagai kondisi, seperti:

Meredakan nyeri: Kratom mengandung alkaloid yang dapat mengikat reseptor opioid di otak, menghasilkan efek analgesik (penghilang rasa sakit).

Meningkatkan energi dan stamina: Kratom dapat memberikan efek stimulan, meningkatkan energi dan kewaspadaan.

Mengatasi kecemasan dan depresi: Kratom memiliki sifat ansiolitik (menenangkan) dan antidepresan yang dapat membantu meredakan kecemasan dan depresi ringan.

Menghentikan penggunaan opioid: Beberapa orang menggunakan kratom untuk membantu mereka berhenti menggunakan opioid karena efek analgesiknya.

Opioid adalah golongan obat yang berasal dari atau meniru zat alami yang ditemukan pada tanaman poppy opium. Opioid bekerja di otak untuk menghasilkan berbagai efek, termasuk penghilang rasa sakit. 

Beberapa hal penting yang perlu diketahui tentang opioid:

Opioid dapat berupa obat resep dokter untuk mengatasi rasa sakit sedang hingga berat, contohnya morfin, oxycodone, dan hydrocodone.

Opioid juga bisa berupa heroin, yang merupakan narkotika ilegal.

Opioid bekerja dengan cara memengaruhi reseptor opioid di otak dan tubuh, sehingga dapat meredakan nyeri.

Penggunaan opioid dapat menimbulkan kecanduan, yang secara medis disebut gangguan penggunaan opioid (OUD).

Overdosis opioid bisa berakibat fatal karena dapat memperlambat pernapasan atau henti napas.

 https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/26586391/

Namun, penting untuk dicatat bahwa penelitian ilmiah tentang kratom masih terbatas dan masih banyak yang belum diketahui tentang efek jangka panjangnya.


Berikut beberapa fakta penting tentang kratom:

Status hukum: Di Indonesia, kratom masih legal, namun penggunaannya diatur oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Di beberapa negara lain, kratom diklasifikasikan sebagai narkoba dan penggunaannya ilegal.

Efek samping: Efek samping kratom yang umum termasuk mual, muntah, sembelit, pusing, dan insomnia. Pada dosis tinggi, kratom dapat menyebabkan efek samping yang lebih serius seperti kejang, halusinasi, dan koma.

Interaksi: Kratom dapat berinteraksi dengan obat lain, termasuk obat resep dan suplemen. Penting untuk berbicara dengan dokter sebelum mengonsumsi kratom jika Anda sedang menggunakan obat lain.


Kesimpulan:

Kratom adalah tanaman dengan berbagai manfaat potensial, namun penting untuk menggunakannya dengan hati-hati dan bertanggung jawab. Lakukan riset Anda sebelum menggunakan kratom, konsultasikan dengan dokter, dan ikuti pedoman dosis yang aman.


Sumber informasi:

https://www.kompas.com/tren/read/2024/06/24/163000165/apa-itu-tanaman-kratom-dan-bagaimana-efek-saat-mengonsumsinya-?lgn_method=google&google_btn=onetap

https://en.wikipedia.org/wiki/Mitragyna_speciosa

https://bnn.go.id/bnn-ri-adakan-fgd-terkait-kratom/

Posting Komentar untuk "Kratom: Tanaman Asli Indonesia dengan Beragam Manfaat dan Kontroversi"